Dalam usaha budidaya ikan kebutuhan akan pakan ikan merupakan salah satu komponen terbesar yang membutuhkan biaya produksi yang cukup besar sehingga sangat mempengaruhi biaya produksi. Harga pakan ikan yang terus meningkat menjadi tantangan bagi para mitra binaan, terutama kelompok masyarakat rentan yang mengandalkan usaha ini sebagai sumber pendapatan.
Pada sisi lain, potensi bahan baku lokal dari Desa Belemsi banyak yang belum dimanfaatkan secara optimal, seperti limbah ikan teri juga limbah pertanian dari desa-desa sekitar. Limbah-limbah ini berpotensi untuk dimanfaatkan dengan diolah menjadi pakan ikan yang berkualitas dengan biaya yang jauh lebih rendah, juga dapat mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan sekitar.
Melalui Program Pakan Silolowa, masyarakat didorong untuk dapat memanfaatkan bahan-bahan alami serta limbah yang tersedia di sekitar desa untuk diolah sendiri menjadi pakan ikan. Program ini juga dapat mendukung ekonomi sirkular serta ketahanan pangan lokal.
Adanya program Pakan Silolowa merupakan langkah strategis untuk dapat mengoptimalkan potensi sumber daya lokal, menekan biaya produksi, serta dapat meningkatkan keuntungan mitra binaan dalam usaha budidaya ikan. Pemanfaatan limbah organik dan bahan baku yang tersedia di sekitar desa, program ini tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga berkontribusi dalam pelestarian lingkungan dan penguatan ketahanan pangan.
